DBAsia News

Joan Mir Diharapkan Mengikuti Jejak Maverick Vinales dan Alex Rins


DBasia.news –  Suzuki dikenal sebagai tim yang sukses mengorbitkan pembalap rookie sejak kembali mengikuti MotoGP pada musim 2015.

Rantai kesuksesan tersebut dimulai dengan Maverick Vinales pada musim 2015. Namanya mencuat satu tahun berikutnya berkat raihan satu kemenangan dan tiga kali podium tiga.

Alhasil musim berikutnya, Vinales dipinang tim papan atas, Yamaha. Setelah Vinales, Suzuki kembali berjudi dengan merekrut pembalap rookie lainnya, Alex Rins di MotoGP 2017.

Seperti Vinales, Rins juga baru bersinar di musim kedua. Total Rins menyumbangkan tiga kali podium kedua dan dua kali podium ketiga.

Pada MotoGP 2019, sosok Rins bakal naik kelas di tim Suzuki. Dia jadi pembalap nomor satu didapuk sebagai mentor pembalap rookie, Joan Mir.

Meski berstatus sebagai debutan, petinggi Suzuki optimistis, sosok Mir bakal mengikuti rekam jejak Vinales dan Rins yang juga datang ke tim sebagai pembalap rookie.

“Ini adalah ketiga kalinya kami diperkuat pembalap rookie, dan kami akan bekerja keras untuk melanjutkan tren positif yang kami miliki dengan membawa pembalap muda,” kata manajer tim Suzuki, Davide Brivio.

“Kami sangat percaya bahwa Mir memiliki bakat yang hebat, dan sekarang adalah waktu baginya untuk mengeluarkan semua potensinya dengan Suzuki GSX-RR,” tambahnya.

Mir, 21 tahun, sejatinya punya rekam jejak balap cukup mumpuni. Dia merupakan juara dunia Moto3 musim 2017. Pada tahun debutnya di Moto2 tahun 2018, ia juga langsung kompetitif dengan total naik podium sebanyak empat kali.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?