DBAsia News

Ini Fakta Menarik dari Partai Final Australia Open

Rafael Nadal


DBasia.news –  Rafael Nadal bisa dibilang gagal memberikan perlawanan ketat kepada Novak Djokovic pada partai final Australia Open 2019, akhir pekan lalu.

Karena Djokovic menang secara straight sets dengan skor 6-3, 6-2, dan 6-3. BolaSkor.com pun mengumpulkan beberapa fakta menarik dari kesuksesan Djokovic dan sebaliknya kegagalan Nadal.

1. Djokovic, Petenis Pertama Sukses Juara Australia Open Sebanyak Tujuh Kali

Mengalahkan Nadal di final Australia Open, menandakan ia sudah merasakan titel juara di ajang Grand Slam ini sebanyak tujuh kali. Rinciannya adalah tahun 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, dan 2019.

Kini ia berstatus petenis pertama yang berhasil juara Australia Open sebanyak tujuh kali. Djokovic telah melewati pencapaian Roger Federer dan Roy Emerson dengan enam titel juara.

2. Mengejar Rekor Roger Federer

Kini Djokovic telah memenangkan 15 titel Grand Slam sepanjang kariernya. Artinya ia telah melewati torehan gelar juara sang idola, Pete Sampras di ajang Grand Slam yang terhenti di angka 14. Selanjutnya, petenis asal Serbia ini mengejar rekor milik Federer, 20 gelar juara Grand Slam.

3. Nadal Pertama Kali Kalah Straight Sets di Final Grand Slam

Kekalahan tiga set langsung dari Djokovic, mencoreng anggapan Nadal selalu memberikan perlawanan ketat di partai final. Bagaimana tidak, untuk kali pertama sepanjang kariernya ia kalah secara straight sets di partai final Grand Slam.

4. Kekalahan Keempat Nadal di Final Australia Open

Data statistik menunjukkan, Australia Open memang bukan turnamen Grand Slam yang bersahabat buat Nadal. Bayangkan ia baru sekali merasakan gelar juara, tepatnya tahun 2009.

Setelah itu, praktis, ia selalu menerima kekalaghan pada empat partai final. Dia dikalahkan Djokovic tahun 2012 dan 2019. Kemudian kandas dari Federer pada edisi 2017 plus dipermalukan Stan Wawrina pada final 2014.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?