DBAsia News

Ini Dia Petenis Moldova Pertama Sukses Menang Gelar ATP

Radu Albot


DBasia.news –  Radu Albot mengalahkan Dan Evans 3-6, 6-3, 7-6(7) pada final Delray Beach Terbuka di Florida, Minggu waktu setempat,  untuk menjadi petenis Moldova pertama yang memenangi gelar ATP.

Pada pertandingan yang berlangsung hingga nyaris tiga jam itu, Albot menunjukkan mental baja dalam tiebreak set terakhir yang dramatis, mencegah kekalahan dengan serangkaian pukulan cepatnya.

Sementara petenis kualifikasi asal Inggris Evans kehilangan kesempatan untuk menutup pertandingan melalui kemenangan dengan selisih angka tipis dan kemudian, saat Albot mendapat match point pertamanya, Evans melakukan kesalahan ganda sehingga memastikan gelar bagi Albot.

Penonton hening selama beberapa detik sebelum bola dinyatakan melebar dan Albot mulai merayakan kemenangannya.

“Rasanya luar biasa,” kata petenis berusia 29 tahun, Albot. “Anda berlatih sepanjang hidupmu, sepanjang karirmu, dan pada akhirnya Anda memenangi turnamen.

“Ini tidak ada dalam rencana kehilangan set pertama dan kemudian bangkit tapi berhasil cukup baik,” katanya seperti dikutip Reuters.

“Jika Anda ingin memenangi pertandingan Anda perlu memenangi dua set. Saya masih punya peluang, saya mendapat kesempatan dan saya memanfaatkanya.”

Catatan ATP menunjukkan Albot adalah petenis kedua dari Moldova yang menembus 200 peringkat teratas. Yang pertama adalah Roman Borvanov, yang mencapai peringkat tertinggi dalam karirnya ranking 200 dan mendukung Albot sebagai penonton sepanjang pekan.

Albot, sekarang peringkat 82, diperoyeksikan akan meningkat ke sekitar ranking 50-an ketika peringkat dunia diperbarui pada Senin.

Evans sudah mengejar gelar pertamanya sepanjang karir, 10 bulan setelah kembali dari skorsing setahun akibat kokain.

“Mudah untuk mengatakan saya tidak memperoleh match point tetapi saya kira ia memainkan tenis yang hebat pada momen yang membutuhkan ia bermain hebat,” katanya.

“Sedikit kurang beruntung kalah 7-6 pada set ketiga dengan peluang besar, jelas tiga match point, tapi saya kira saya tidak melakukan banyak kesalahan. Saya melewatkan dua forehand, tapi tidak banyak.”

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?