DBAsia News

Hendra Setiawan Menerima Bonus dari PB Jaya Raya

DBasia.news –  Pebulu tangkis Hendra Setiawan dan tiga rekannya diguyur bonus oleh klub mereka PB Jaya Raya atas prestasi yang ditorehkan dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 di Basel, Swiss.

Hendra yang berhasil menjuarai nomor ganda putra berpasangan dengan Mohammad Ahsan menerima bonus sebesar Rp500 juta dan secara simbolik dianugerahkan di GOR PB Jaya Raya, Tangerang Selatan, Selasa

“Sudah menjadi tradisi kami untuk memberikan bonus buat mereka yang berprestasi di turnamen tanpa uang hadiah,” kata Agus Lukita, Dewan Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya.

Selain Hendra, PB Jaya Raya juga menyampaikan bonus masing-masing senilai Rp125 juta kepada atlet binaan mereka Muhammad Rian Ardianto, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.

PB Jaya Raya juga memberikan bonus sebesar Rp50 juta kepada Kepala Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi dan Rp30 juta untuk Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI Eng Hian.

“Terima kasih kepada PB Jaya Raya yang selalu mengapresiasi atlet berprestasi, bukan cuma saya, tapi semua yang berprestasi,” kata Hendra.

28. Tersingkir dari US Open, Naomi Osaka Berusaha Bangkit

Juara bertahan Naomi Osaka mengaku cukup terpukul dan bersedih setelah tersingkir dari US Open oleh petenis Swiss Belinda Bencic.

“Saat ini saya sedang bersedih. Namun saya juga merasa bahwa saya belajar banyak dari turnamen ini,” kata petenis berusia 21 tahun itu.

Kekalahan itu akan membuatnya kehilangan status nomor satu untuk direbut kembali Ashleigh Barty.

“Saya merasa langkah-langkah yang telah saya lakukan telah mengubah saya menjadi jauh lebih baik daripada yang saya bayangkan saat ini,” ungkapnya.

Sebelumnya pada turnamen Grand Slam Wimbledon, Osaka sempat tidak bisa berkata-kata pada media saat harus menghadapi kekalahannya. Ia bahkan meminta izin untuk pergi di tengah-tengah wawancara dengan media.

“Di Wimbledon, saya pergi begitu saja dari kalian,” katanya. “Saya merasa lebih santai sekarang. Saya merasa sudah tumbuh dewasa dan tidak lagi ingin menyimpan begitu banyak beban dalam sebuah pertandingan,” ujarnya. “Jadi tentu saja saya sangat kecewa dan marah, tapi tidak dengan ini

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?