Fabio Quartararo Semakin Termotivasi Usai Gagal Merebut Juara MotoGP 2022

DBasia.news – Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo mengaku semakin termotivasi setelah gagal menjadi juara MotoGP pada musim 2022. Dia pun mengatakan akan berlatih lebih keras dan mencoba untuk kembali merebut titel tersebut.

Sebagaimana diketahui, Fabio Quartararo sempat memiliki peluang cukup besar untuk juara pada MotoGP 2022 lalu. Sebab, pada paruh pertama musim ia terpaut 91 poin dari rival utamanya, Francesco Bagnaia.

Akan tetapi, pembalap asal Prancis itu tampil buruk di paruh kedua musim, sementara sang bintang Ducati Lenovo terus meroket di posisi terdepan. Alhasil, jagoan tim pabrikan Yamaha itu pun harus rela kehilangan takhtanya dalam balapan terakhir di Valencia dengan selisih 17 poin dari Pecco -sapaan Bagnaia, yang sukses menyabet gelar juara.

Kendati bisa dibilang kalah dengan cara yang menyakitkan, Quartararo enggan berlama-lama meratapi kegagalannya. Dia justru memandang posisi runner up MotoGP 2022 yang diraihnya sebagai pemantik semangatnya untuk menjadi juara lagi musim depan.

“Hal positif tentang finis kedua adalah musim dingin ini saya akan memiliki banyak motivasi untuk berlatih lebih baik lagi. Ketika saya memenangkan gelar tahun lalu, motivasi saya adalah untuk menang lagi,” kata Fabio Quartararo dilansir dari Motosan, Rabu (16/11/2022).

“Tahun depan saya memiliki stimulus yang lebih kuat, yaitu keinginan untuk menang lagi. Tidak sulit mencari alasannya. Saya ingin berlatih dan mencoba untuk menang,” tambah Fabio Quartararo.

Tentunya pembalap berusia 23 tahun itu perlu bekerja lebih keras lagi bersama Yamaha demi mencapai ambisinya tersebut. Sebab, dalam tes akhir musim di Valencia, mesin motor M1 2023-nya masih kurang bertenaga sehingga kalah cepat dari para pesaingnya, termasuk Honda yang ditunggangi Marc Marquez, yang sama sekali tak menang di musim 2022.

Kendati demikian, masih ada waktu sekira tiga bulan untuk tim pabrikan Yamaha menyempurnakan M1 2023 sebelum melakukan tes di Malaysia pada Februari mendatang. Dari situ nampaknya baru bisa dilihat apakah Quartararo mendapatkan motor terbaiknya untuk membantunya menjadi juara MotoGP 2023.