Djokovic Keluar dari ATP, Nadal dan Federer Tak Setuju

Aug 25, 2020; Flushing Meadows, New York, USA; Novak Djokovic (SRB) reacts after defeating Tennys Sandgren (USA) during the Western & Southern Open at the USTA Billie Jean King National Tennis Center. Mandatory Credit: Robert Deutsch-USA TODAY Sports

DBasia.news – Petenis ranking satu dunia, Novak Djokovic, memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Dewan Pemain ATP (Asosiasi Tenis Profesional). Dengan keputusan ini, Djokovic berencana membentuk asosiasi pemain yang bebas dari ATP sebagai organisasi yang menaungi industri tenis putra dunia.

Sebelumnya, Djokovic sudah mengatakan berniat keluar dari ATP. Dia mundur dari jabatannya sebagai Presiden ATP dan ingin memperjuangkan hak atlet lewat asosiasi barunya.

Niatan Djokovic itu ditentang oleh dua petenis top lainnya, Nadal dan Federer. Keduanya sepakat sekarang bukan waktunya untuk berpisah dan harus lebih bersatu.

Akan tetapi, Djokovic tetap dengan keputusannya membuat asosiasi petenis baru. Sang petenis memahami perbedaan pendapat dengan kedua rekannya itu.

“Sejujurnya saya ingin mendapatkan dukungan dari Nadal dan Federer. Tetapi, saya paham mereka merasa tidak perlu adanya asosiasi baru. Menurut saya, kami sudah menunggu ini selama 20 tahun,” kata Djokovic.

“Kami dengan senang mengumumkan peluncuran Professional Tennis Players Association (PTPA). Ini adalah asosiasi petenis yang khusus pemain pertama sejak 1972,” lanjutnya.

ATP sendiri berdiri sejak September 1972. Sejak saat itu, para petenis profesional berada di bawah naungan organisasi yang bermarkas di Inggris Raya tersebut.