DBASIA Network

Deretan Pembalap Asia yang Pernah Mencuri Perhatian di MotoGP

MotoGP

DBasia.news – MotoGP 2019 akan diikuti dua pembalap asal Asia. Keduanya pembalap asal Malaysia, Hafizh Syahrin dan pembalap Jepang, Takaaki Nakagami.

Jika melihat ke belakang, sudah begitu lama tidak ada pembalap asal Asia yang bisa merasakan kesuksesan di ajang MotoGP.

Berikut daftar pembalap Asia yang pernah mencuri perhatian di MotoGP. Jangan kaget semua daftar diisi pembalap asal Jepang.

  1. Daijiro Kato

Digadang sebagai pembalap paling berbakat asal Asia sampai saat ini. Cukup melihat data statistik untuk melihatnya. Kato merupakan juara dunia kelas 250 cc musim 2001.

Ketika naik kelas ke MotoGP 2002, ia langsung mencuri perhatian lewat torehan dua kali naik podium dua meski berstatus sebagai debutan.

Sayang karier Kato harus berakhir tragis. Dia meninggal dunia saat mengalami kecelakaan pada lomba putaran pertama MotoGP 2003. Nahasnya lomba berlangsung di GP Jepang, lomba kandangnya.

  1. Tadayuki Okada

Pembalap yang super kompetitif. Total di semua kelas yang diikuti (250 cc dan 500 cc), Okada berlomba 116 kali dan merasakan 6 kemenangan plus 36 podium.

Okada merupakan runner-up kelas 250 cc musim 1994 dan juga runner-up kelas 500 cc (kini bernama MotoGP) tahun 1997. Sayang Taddy-begitu sapaan akrabnya, tidak beruntung.

Kariernya menjulang ketika 500 cc memiliki seorang Mick Doohan yang merupakan rekan setim Okada di Repsol Honda. Andai Doohan tidak ada, mungkin Okada akan merasakan titel juara dunia 500 cc.

  1. Norifumi Abe

Dikenal sebagai pembalap dengan performa konsisten. Jika melihat statistik kariernya, Abe merupakan pembalap yang reguler finis di zona poin.

Berkat level konsistensi yang luar biasa, Abe merasakan 3 kemenangan dan 17 podium dari total 144 lomba. Prestasi terbaiknya sendiri mengakhiri 500 cc musim 1996 di posisi lima.

Sayang seperti Kato, usia Abe juga tidak panjang. Pada 7 Oktober 2007, ia terlibat kecelakaan lalu lintas ketika mengendarai motor dan meniggal dunia. Dia ditabrak truk yang melanggar lalu lintas.

  1. Makoto Tamada

Prestasinya tidak secemerlang tiga nama sebelumnya. Namun Tamada dikenal sebagai salah satu pembalap yang bisa merasakan kemenangan ketika berlomba di MotoGP dan Superbike.

Di MotoGP, Tamada naik podium pertama sebanyak dua kali. Keduanya terjadi pada musim 2004 di mana ia mengakhiri kompetisi di posisi enam klasemen.

Kemudian untuk Superbike, Tamada mengecap kemenangan tiga kali. Menariknya semua podium pertama ia rasakan ketika tampil di GP Jepang. Pada akhir karier, Tamada sempat tampil di Asia Road Racing Championship (ARRC) yang diikuti banyak pembalap Indonesia.

  1. Noriyuki Haga

Noriyuki Haga sebenarnya tidak punya karier mentereng di MotoGP. Dia hanya dua tahun tampil selama satu musim penuh. Itupun hasil terbaiknya hanya podium tiga GP Jepang 1998.

Namun ketika beralih ke Superbike, Haga merasakan status sebagai pembalap Jepang dan bahkan Asia paling sukses. Bagaimana tidak ia tiga kali nyaris menjadi juara dunia Superbike: runner-up musim 2000, 2007, dan 2009.

Total ia tampil 312 kali di Superbike dan merasakan 43 kemenangan plus 116 podium. Seperti Tamada, Haga juga mengakhiri karier balapnya dengan mengikuti ARRC.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?