F1

Carlos Sainz Disebut Lebih Baik Ketimbang Leclerc

DBasia.news – Penasihat Red Bull, Helmut Marko, menyebut Carlos Sainz mampu membuktikan dirinya lebih baik ketimbang Charles Leclerc meski baru semusim membela Ferrari.

Sebagai mentor bagi para pebalap Red Bull Racing dan AlphaTauri, Helmut Marko juga turut mengawasi para pebalap dari tim rival. Selain Mercedes, pria asal Austria tersebut juga memusatkan perhatiannya terhadap Ferrari.

Menurut Marko, Carlos Sainz telah membuktikan bahwa dirinya merupakan pebalap nomor satu di tim berlogo kuda jingkrak itu, seperti yang terlihat pada kejuaraan F1 2021. Dalam musim perdananya bersama Ferrari itu, Sainz sukses menutup musim di peringkat kelima klasemen akhir pebalap dengan mengungguli Charles Leclerc yang merupakan seniornya.

Driver asal Spanyol tersebut mampu menyumbangkan empat podium serta mengoleksi 164,5 poin. Rapornya itu lebih bagus dibanding Leclerc, yang finis di peringkat ketujuh dengan raihan 159 poin serta hanya sekali naik podium.

Pencapaian Carlos Sainz sendiri diakui oleh kubu Ferrari. Mereka tak mengira jika eks pebalap McLaren itu bisa mengungguli Leclerc.

“Kami sedang melihat potensi para kompetitor. Jelas, Mercedes adalah saingan terbesar kami saat ini, tetapi McLaren dan Ferrari juga layak untuk diwaspadai,” tutur Helmut Marko, dikutip dari Motorsport.com.

“Yang paling dekat dengan pebalap kami (Red Bull dan Mercedes) adalah Lando Norris dan Carlos Sainz, yang menunjukkan bahwa dia bisa menjadi lebih baik dari Charles Leclerc,” imbuhnya.

Penasihat Red Bull tersebut juga menilai bahwa posisi Lewis Hamilton di Mercedes pada musim depan kemungkinan bakal terancam dengan kehadiran rekan setim barunya, George Russell. Menurutnya, Russell akan berusaha tampil solid demi membuktikan dirinya layak bergabung bersama The Silver Arrows.

Pebalap asal Inggris itu pun diyakini tidak serta merta bakal membantu Hamilton, yang sudah tujuh kali menjadi juara dunia Formula 1, untuk menambah koleksi gelarnya.

“Saya pikir George (Russell) memiliki banyak hal untuk dibuktikan, mengingat seberapa kuat dia tampil, baik dalam kualifikasi maupun balapan,” tutup Marko.