DBAsia News

Cabor ‘Aneh’ Andalan Indonesia di SEA Games 2019

DBasia.news –  Akhir bulan ini, SEA Games 2019 akan mempertandingkan 56 cabang olahraga, terbanyak sepanjang sejarah pesta olahraga Asia Tenggara dua tahun sekali ini.

Dari 56 cabor tersebut, kontingen Indonesia akan mengikuti 51 cabor dan beberapa masih terdengar asing. Kami pun mengajak pembaca untuk mengetahui cabor asing tersebut.

1. Esports

Setelah hanya jadi cabor ekshibisi di Asian Games 2018, Esports atau olahraga elektronik akan dipertandingkan di SEA Games 2019 untuk memperebutkan medali. Tercatat ada enam nomor yang dilombakan pada cabor Esports: Arena of Valor (AOV), Mobile Legends, Tekken 7, Dota 2, Hearthstone, dan Starcraft II.

Indonesia Esports Association (IESPA) telah membentuk tim yang memiliki segudang prestasi serta pengalaman dalam kompetisi baik tingkat nasional atau internasional. Indonesia sendiri mematok empat medali emas dari cabang olahraga esports di SEA Games 2019.

2. Surfing

Secara resmi surfing dipastikan akan menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan SEA Games tahun ini. Persatuan Olahraga Selancar Indonesia (PSOI) kini sedang mempersiapkan skuat untuk bisa mencuri medali.

Negara-negara yang sudah pasti akan mengikuti cabor ini antara lain Malaysia, Myanmar, Thailand, Singapore, dan Indonesia. Namun, hingga saat ini PSOI sendiri masih belum mempublikasikan atlet yang akan bertanding.

Surfing di SEA Games juga bakal unjuk gigi agar cabor ini ke depannya bisa dipentaskan di Asian Games atau bahkan Olimpiade.

3. Modern Pentathlon

Skuat modern pentathlon Indonesia begitu percaya diri menuju SEA Games 2019. Pasalnya pada kompetisi yang diadakan di Thailand, timnas modern pentathlon sukses meraih enam medali emas dan mengungguli peserta lainnya.

Di SEA Games 2019, cabor modern pentathlon berusaha mendapatkan enam medali emas dengan mempertandingkan nomor biatle putra dan putri perorangan, biatle beregu campuran, triatle (renang, menembak, lari) putra dan putri perorangan, serta triatle beregu campuran.

Timnas modern pentathlon dihuni tujuh atlet dan akan mengalami pencoretan jelang SEA Games menjadi enam atlet yang terdiri dari tiga putra dan tiga putri.

4. Kurash

Sebanyak 10 atlet yang terdiri dari 5 atlet putra dan 5 atlet putri Indonesia siap berlaga di ajang SEA Games 2019. Cabor kurash sendiri memiliki target dua medali emas.

Target dua medali emas diharapkan diraih dari dua nomor yang dipertandingkan, yaitu 63 kg putri atas nama Khasani Najmu Shifa dan kelas 66 kg putra atas nama Hendi Hadiat.

Sekretaris Jenderal PB Ferkushi Lukman Husain, optimis Indonesia unggul di antara negara-negara lainnya di cabor kurash. Mengingat pencapaian di ajang Asian Games tahun lalu, Indonesia berhasil meraih medali perunggu dan unggul di antara negara-negara Asia Tenggara.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?