Bryson DeChambeau Mengaku Diuntungkan dengan Aturan Golf

LAHAINA, HI - JANUARY 05: Bryson DeChambeau of the United States reacts on the 15th green during the third round of the Sentry Tournament of Champions at the Plantation Course at Kapalua Golf Club on January 5, 2019 in Lahaina, Hawaii. (Photo by Sam Greenwood/Getty Images)

Bryson DeChambeau

DBasia.news – Aturan Golf yang baru, menjadi salah satu yang diantisipasi Bryson DeChambeau tahun ini. Beberapa bulan lalu, ia pernah mendemonstrasikan bagaimana penggunaan flagstick tetap di tempatnya saat akan putt.

Ketika gong Aturan Golf 2019 akhirnya disahkan 1 Januari kemarin, Bryson pun mencicipinya di Sentry Tournament of Champions pekan ini.

Turnamen profesional pertama yang menggunakan Aturan teranyar ini, ternyata berakibat manis bagi peraih 4 gelar PGA Tour sepanjang 2018 itu.

Bryson berkali-kali terlihat menaruh flagstick, tetapi di green yang ia memilih untuk bermain tanpa flagstick. Dengan aksi ini, ia membuat 4-under 69 dan memimpin Strokes Gained: Putting dengan +3,868.

“Saya merasa seperti sedang mengoptimalkan potensi saya untuk putt dengan flagstick. Di hole 16 misalnya saja, itu berangin ke arah bawah dengan 5 persen slope, dan adanya pin sangat membantu putt saya saat itu. Jadi, ketika memang cukup menguntungkan, kenapa tidak menaruh flagstick kan,” pendapat Bryson.

Rekan satu flightnya, Dustin Johnson tidak menemui masalah berarti dengan penerapan Aturan Golf terbaru ini.

“Awalnya memang agak aneh, tetapi saya rasa ini hanya penyesuaian saja. Selanjutnya akan terbiasa dengan hal ini, dan saya cukup diuntungkan dari Aturan Golf ini. Setidaknya bisa lebih cepat, apalagi ketika ingin tap-in, jadi tidak perlu lama-lama lagi mengambil flagstick kan,” ujar DJ.

Salah satu yang memanfaatkan Aturan Golf ialah Marc Leishman. Pegolf Australia yang memenangi CIMB Classic itu, melakukan approach shot dengan sisa 3 inch saja dari hole. Tidak ingin merepotkan caddienya, ia langsung memasukkan tap-in eagle dan tersenyum dengan Aturan ini.

“Ini pertama kalinya saya putt dengan flag. Rasanya tidak terlalu buruk, walaupun di pikiran saya mencoba untuk tidak mengenainya, karena masih khawatir penalti,” tuturnya.*