DBAsia News

Bos PT AHM Buka Suara Soal Wafatnya Afridza Munandar

DBasia.news –  Pelaku balap dunia dan motorsport nasional berduka setelah wafatnya pembalap Indonesia, Afridza Syach Munandar.

Seperti diketahui, Afridza meninggal dunia saat mengikuti Race 1 putaran terakhir Asia Talent Cup (ATC) 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11) lalu.

Kebetulan ATC Malaysia berbarengan dengan jalannya lomba putaran ke-18 MotoGP 2019 di sirkuit yang sama. Tidak heran, nama-nama pembalap top seperti Marc Marquez turut memberikan ucapan bela sungkawa.

Tak terkecuali pihak PT Astra Honda Motor (AHM), selaku perusahaan yang menyokong karier balap Afridza.

“Kami juga menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian salah satu pebalap terbaik, Afridza Munandar yang telah berulang kali mengharumkan nama Indonesia di ajang ATC 2019 ini,” kata Andy, selaku Deputy GM Marketing Planning and Analysis Division AHM.

Untuk mengenang dan menghormati wafatnya Afridza, semua pembalap ATC sepakat untuk tetap berlomba pada Race 2, Minggu. Rekan senegara Afridza, Adenanta Putra pun berhasil naik podium ketiga.

Adenanta pun mempersembahkan podium ketiga ini untuk mendiang Afridza. “Saya jalani balapan kedua ini dengan hati yang kuat untuk keluarga yang telah hadir memberikan dukungan, terutama untuk memberikan penghormatan untuk sahabat saya Afridza,” Adenanta menuturkan.

“Saya ikuti semangat pantang menyerah yang sudah ditunjukannya untuk bisa raih podium di balapan terakhir ini sebagai kenang-kenangan terindah. Podium ini saya persembahkan untuk sahabat saya, Afridza,” tambahnya. Dengan tuntasnya putaran pamungkas musim balap ATC 2019, Afridza dinobatkan sebagai juara ketiga, disusul oleh Adenanta di posisi keempat.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?