DBAsia News

Bagaimana Nasib F1 Tanpa Lewis Hamilton?

DBasia.news –  Nama ajang balap jet darat atau yang dikenal dengan Formula 1 (F1) kini begitu dikenal di selurun dunia salah satunya berkat popularitas seorang Lewis Hamilton.

Masalahnya kini juara dunia F1 enam kali itu bukan lagi sosok pembalap muda. Dia sudah berusia 35 tahun dan kontrak berikutnya bisa jadi yang terakhir dalam kariernya.

Tentu seperti MotoGP yang khawatir jika Valentino Rossi pensiun, masalah sama berpotensi dialami F1 jika Hamilton gantung setir.

Namun CEO F1, Chase Carey merasa percaya diri bakat-bakat muda seperti Max Verstappen dan Charles Leclerc bisa menggantikan sosok Hamilton jika pensiun nanti.

“Saya pribadi berharap Lewis berlomba selamanya. Saya pikir ia seorang juara yang fantastis. Dia pahlawan F1,” kata Carey.

“Namun kami juga memiliki banyak talenta muda. Kami punya Max yang sudah berlomba sangat lama di F1, tapi kami lupa betapa mudanya dirinya,” lanjutnya.

Terlepas dari sosok yang bisa menggantikan Hamilton di masa depan apakah Verstappen, Leclerc atau Lando Norris, menurut Carey ajang F1 memiliki prospek yang cerah.

Pernyataan sama dilontarkan Presiden Federasi Automobil Internasional (FIA), Jean Todt. Buatnya hal biasa F1 kehilangan bintang besar. Namun terbukti ajang balap jet darat selalu bisa melahirkan bintang baru. “Sebelum Lewis, kami punya Michael (Scumacher). Lebih ke belakang kami memiliki Fangio, Clark, Stewart, dan banyak talenta luar biasa lainnya. Namun bakat-bakat baru selalu berdatangan,” Todt menjelaskan.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?