Angin Kencang dan Sirkuit Berpasir Buat Tes Pramusim Terakhir Kacau

DBasia.news – Angin kencang yang membuat pasir masuk ke lintasan memaksa para rider memilih untuk bertahan di garasi alih-alih melakukan uji coba dan time attack pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2021 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2021, Jumat (12/3), mendapat hambatan lantaran diwarnai cuaca yang sangat tida mendukung. Angin yang berhembus kencang serta suhu yang meningkat cukup drastis membuat para pebalap enggan turun ke linstasan.

Hanya ada Pol Espargaro (Repsol Honda) dan Danilo Petrucci (Tech3 KTM Factory Racing) yang mencatat waktu lap.

“Kini suhu menembus 38 derajat Celsius. Itu sangat panas,” jelas Francesco Bagnaia, rider skuad pabrikan Ducati Lenovo Team, menggambarkan kondisi Losail pada pukul 14.00 siang waktu setempat.

Kendala utama yang membuat jalannya sesi kali ini terganggu adalah pasir yang tertiup ke atas lintasan. Satu jam setelah sesi terakhir dimulai (pukul 14.00), pebalap penguji Ducati, Michele Pirro, mencoba turun. Namun ia langsung kembali ke paddock Ducati.

Setengah jam setelah Pirro turun, ada test rider Suzuki, Takuya Tsuda, dan Petrucci menoba lap pertama mereka. Seperti dugaan awal, catatan waktu lap mereka sangat buruk karena medan yang kurang mendukung.

Petrucci hanya menembus 2 menit 1,308 detik di atas KTM RC16 catatan waktu tersebut terbilang sangat buruk. Sebagai perbandingan, waktu tercepat sepanjang tes Qatar yang dicetak Jack Miller (Ducati Lenovo Team) adalah 1 menit 53,183 detik untuk jarak 5,380 km di lintasan tersebut.

Setelah lebih dari tiga jam sejak pintu pit lane dibuka, Pol Espargaro masuk dengan Honda RC213V di lintasan yang sudah semakin dipenuhi pasir. Pembalap baru tim pabrikan Honda itu pun hanya mampu menembus 2 menit 1,303 detik.

“Tidak yang bisa diberitakan hari hari ini. Tidak ada yang bisa turun karena trek yang penuh pasir,” ucap Enea Bastianini.

Tim Marshal di sirkuit ini sebenarnya telah melakukan upaya dengan membersihkan lintasan dari pasir. Namun kondisi cuaca nampaknya memang benar-benar tidak mendukung sehingga sesi kali ini terpaksa harus berakhir lebih cepat dan hanya ada lima pebalap yang mencatatkan waktu.