Andrea Dovizioso Ungkap Keburukan Ducati

DBasia.news – Andrea Dovizioso perlahan mulai membuka borok Ducati. Rider asal Italia itu merasa dikebiri dalam tiga tahun terakhir.

Saat masih berstatus pembalap, Dovizioso tidak terlalu banyak bicara mengenai masalah di Ducati. Setelah bebas, pria berusia 34 tahun itu mulai menguak tabir.

Dovizioso menilai, pembalap Ducati selalu berada dalam tekanan. Dalam beberapa kesempatan, mantan pembalap Repsol Honda itu bahkan tak punya kesempatan berpendapat.

“Saya memberikan segalanya. Dan beberapa orang di Ducati selalu bilang saya tak cukup berusaha,” kata Dovizioso dikutip dari Speedweek.

Hubungan antara Dovizioso dengan manajer Ducati, Gigi Dall’Igna bahkan tak lagi harmonis. Situasi berubah saat Jorge Lorenzo datang pada 2017.

“Nol. Tapi, dalam beberapa tahun terakhir mungkin 30 persen? Tidak lebih. Sejak Jorge Lorenzo datang pada 2017, saya dan tim saya sedikit mengisolasi diri karena selalu ada diskusi dan ketidaksepakatan,” ujar Dovizioso.

“Kami berhenti berbincang untuk mengembangkan motor, hanya berkomentar tentang apa yang terjadi. Di sisi lain ketika Anda merasa lebih baik, Anda tak lagi antusias,” lanjutnya.

Dovizioso kini berstatus pembalap tanpa tim. Kabarnya, ia tengah bernegosiasi dengan Repsol Honda untuk menggantikan Marc Marquez pada beberapa balapan awal MotoGP 2021.