DBAsia News

Ada Empat Pembalap Kakak-Adik di Kejuaraan Dunia Balap Motor Musim Ini

Aleix Espargaro dan Pol Espargaro


asia.news –  Pada Kejuaraan Dunia Balap Motor baik kelas MotoGP, Moto2 maupun Moto3, mencatat ada empat pembalap kakak-adik yang tersebar di kelas MotoGP, Moto2, maupun Moto3. Berikut daftarnya.

1. Aleix Espargaro dan Pol Espargaro

Satu-satunya pasangan kakak-adik yang berada di satu kelas yaitu MotoGP. Aleix, sang kakak, sudah terlebih dahulu mengikuti MotoGP selama satu musim penuh tahun 2010.

Pada MotoGP 2019, Aleix, 29 tahun memperkuat tim pabrikan Aprilia. Sedangkan Pol, 27 tahun, punya rekam jejak lebih hebat ketimbang Aleix sebelum terjung ke MotoGP.

Pol merupakan juara dunia kelas Moto2 musim 2013. Satu tahun berikutnya, ia naik kelas ke MotoGP dengan memperkuat tim Tech 3 Yamaha. Namun mulai tahun 2017, ia gabung tim pabrikan KTM.

Hasil terbaik Pol sejauh ini adalah podium ketiga MotoGP Valencia 2018. Sedangkan Aleix pernah naik podium kedua MotoGP Aragon 2014.

2. Valentino Rossi dan Luca Marini

Pasangan kakak-adik paling fenomenal di Kejuaraan Dunia Balap Motor. Maklum siapa tak kenal sosok Rossi, juara dunia sembilan kali dan tujuh di antaranya merupakan juara dunia MotoGP.

Pada 16 Februari nanti, Rossi sudah genap berusia 40 tahun dan masih berstatus pembalap aktif di MotoGP. Sedangkan Marini sedang meniti karier di Moto2.

Moto2 2019, merupakan tahun keempatnya mengikuti ajang ini selama satu musim penuh. Marini pun digadang salah satu kandidat juara.

Untuk diketahui, Marini merupakan adik tiri dari Rossi. Keduanya lahir dari rahim ibu yang sama, tapi dengan ayah yang berbeda.*  

3. Marc Marquez dan Alex Marquez

Marc Marquez dan Alex Marquez

Meskipun berstatus kakak-adik, bukan berarti prestasi keduanya bakal identik. Inilah yang pantas menggambarkan rekam jejak Marc Marquez dan Alex.

Ya, Marc merupakan pembalap pemegang banyak rekor prestisius. Kini pada usia masih muda, 25 tahun, ia sudah merasakan tujuh titel juara dunia dan lima di antaranya ia raih di kelas tertinggi MotoGP.

Sedangkan karier Alex, 22 tahun, tidak secemerlang sang kakak. Kini ia masih berada di kelas Moto2 dan berstatus pembalap senior lantaran sudah turun satu musim penuh selama lima tahun.

Namun juara dunia Moto3 2014 membidik titel juara dunia Moto2 musim ini dan kemudian berhasrat naik kelas ke MotoGP tahun 2020.

4. Brad Binder dan Darryn Binder

Nama pembalap kakak-adik ini belum setenar pasangan yang telah disebut sebelumnya. Maklum baik Brad maupun Darryn sama-sama belum pernah mencicipi karier di MotoGP.

Namun Brad, 23 tahun, digadang salah satu pembalap yang bakal memiliki karier cerah di MotoGP. Kini ia telah mengantongi titel juara dunia Moto3 musim 2016.

Kemudian di Moto2 musim lalu, pembalap asal Afrika Selatan ini sukses menempati posisi tiga klasemen berkat torehan tiga kemenangan.

Sedangkan Darryn, 21 tahun, masih berkutat di kelas Moto3. Empat tahun mengikuti kelas ini, prestasi Darryn terbilang biasa saja. Dia baru sekali naik podium musim lalu di, tepatnya posisi tiga Moto3 Jepang.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?